Tel-U Career Ready Bootcamp Vol. 2 Bekali Mahasiswa Siap Hadapi Dunia Profesional
14 Aug 2026Bandung, 13 Agustus 2026 – Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (KKA) Telkom University melalui Career Development Center (CDC) kembali menyelenggarakan Tel-U Career Ready Bootcamp (TCRB) Vol. 2 secara daring pada Kamis, 13 Agustus 2026. Memasuki penyelenggaraan kedua, kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 600 mahasiswa dan alumni Telkom University dengan mengusung semangat “Siap Melangkah ke Dunia Profesional.”
TUCRB Vol. 2 dirancang sebagai pembekalan karier yang menggabungkan wawasan industri, perencanaan karier, persiapan rekrutmen, serta penguatan personal branding melalui LinkedIn. Dengan pendekatan experiential learning, peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk melakukan praktik dan mendapatkan umpan balik langsung dari para praktisi.
Kegiatan diawali dengan sambutan Direktur KKA Telkom University, Dr. Maulana Rezi Ramadhana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, kemudian dilanjutkan dengan sesi Future-Ready Skills & Job Outlook bersama Lanny Wijaya, Head of Government & Public Sector, LinkedIn Indonesia. Lanny mengajak peserta memahami pentingnya memiliki tujuan karier, kemampuan memimpin diri sendiri, membangun jejaring, serta terus mengembangkan keterampilan di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan Generative AI. Ia juga menekankan bahwa LinkedIn dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk belajar, membangun jaringan, dan mengeksplorasi peluang karier.
Sesi Career Planning & Career Mapping kemudian menghadirkan Silvi Pitriani, Digital Learning Consultant McGraw Hill, dan Agus Sutiono Pamuji, Digital Solution Architect Ooredoo Group Qatar, yang keduanya merupakan alumni S1 Teknik Telekomunikasi Telkom University angkatan 1994. Keduanya berbagi pengalaman perjalanan karier sekaligus memberikan perspektif mengenai pentingnya memiliki arah dan perencanaan karier sejak dini.
Pada sesi Winning the Recruitment Process, peserta mendapatkan pembekalan dari Melinda Jesslyn, Social Media Marketing Specialist Cake Indonesia, mengenai strategi menyusun CV yang mampu menarik perhatian rekruter.
Melinda menekankan bahwa CV merupakan gerbang pertama untuk memasuki dunia kerja. Karena itu, CV tidak cukup hanya mencantumkan pengalaman kerja dan skill, tetapi juga perlu menunjukkan achievement dan impact yang dihasilkan. Dengan demikian, rekruter dapat melihat kontribusi dan nilai yang ditawarkan kandidat, bukan sekadar daftar tanggung jawab pekerjaan.
Dalam sesi tersebut, Melinda juga membahas berbagai kesalahan yang masih sering ditemukan dalam CV, seperti typo, penggunaan paragraf panjang tanpa bullet point, terlalu banyak menggunakan buzzwords, kesalahan mencantumkan informasi kontak, serta format penanggalan yang tidak konsisten.
Menariknya, peserta juga memperoleh kesempatan mengikuti live CV review. Beberapa CV peserta ditinjau secara langsung oleh Melinda untuk menunjukkan bagian yang perlu diperbaiki dan memberikan arahan agar CV menjadi lebih jelas, profesional, serta menarik di mata HR. Melalui praktik tersebut, peserta dapat langsung menerapkan pembelajaran untuk menyempurnakan CV masing-masing.
Pembekalan dilanjutkan oleh Lia Marlia, Kepala Bagian Perencanaan Karier dan Alumni Telkom University, yang membahas pentingnya mempersiapkan transisi dari mahasiswa menjadi lulusan. Peserta diajak mulai membangun skill, portofolio, network, dan digital presence sejak sebelum lulus. Lia juga mengingatkan bahwa karier sebenarnya telah dimulai sebelum pekerjaan pertama diperoleh dan kesempatan akan lebih mudah diraih oleh mereka yang telah mempersiapkan diri.
Pada sesi terakhir, Cana Piranita, Innovator Telkom Indonesia, mengajak peserta mengoptimalkan profil LinkedIn secara interaktif. Ia menekankan bahwa headline harus menunjukkan seseorang ingin dikenal sebagai apa, memiliki keahlian apa, dan dapat membantu dalam hal apa. Sementara itu, bagian About dapat disusun dengan pendekatan Now → Proof → Value → Direction. Peserta juga diajak membangun profil, menunjukkan bukti kompetensi, memperluas jaringan, meningkatkan visibilitas, hingga membuka peluang melalui LinkedIn.
Melalui rangkaian TCRB Vol. 2, peserta memperoleh pemahaman bahwa kesiapan karier bukan hanya tentang memiliki kompetensi akademik, tetapi juga tentang kemampuan menentukan arah, menunjukkan bukti kompetensi, mempersiapkan diri menghadapi rekrutmen, serta membangun jejaring dan kehadiran profesional.
Tel-U Career Ready Bootcamp Vol. 2 menjadi bagian dari komitmen Telkom University melalui KKA dan CDC dalam menghadirkan pembekalan karier yang relevan dengan kebutuhan dunia profesional. Kolaborasi bersama praktisi industri, alumni, dan mitra profesional diharapkan dapat membantu mahasiswa dan alumni mengambil langkah lebih percaya diri dalam membangun karier.
Bangun kompetensi diri, tunjukkan bukti, perluas koneksi, dan siap menyambut peluang.