CARA BUAT CV MENARIK UNTUK MAHASISWA DAN FRESH GRADUATE
30 Jun 2026Saat memasuki semester akhir, biasanya mahasiswa mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk melamar pekerjaan, salah satunya adalah menyusun Curriculum Vitae (CV). Namun, tidak sedikit yang merasa bingung ketika mulai membuat CV — mulai dari menentukan pengalaman apa yang perlu dicantumkan hingga merasa belum memiliki pengalaman kerja yang cukup.
Padahal, pengalaman yang dapat ditulis dalam CV tidak hanya berasal dari pekerjaan formal. Aktivitas selama kuliah, baik akademik maupun non-akademik, juga dapat menjadi nilai tambah yang menunjukkan kemampuan dan potensi diri.
Karena itu, selama masa perkuliahan, penting untuk aktif mengikuti organisasi, kepanitiaan, lomba, magang, pelatihan, volunteer, maupun proyek pengembangan diri lainnya. Semakin banyak pengalaman yang dimiliki, semakin mudah untuk kamu memilah mana yang relavan dan menunjukkan kompetensi dalam CV.
Sebetulnya, Apa sih yang Dilihat Rekruter dari CV Kita?
CV merupakan dokumen yang membantu rekruter memahami kemampuan, pengalaman, dan potensi kandidat secara singkat. Oleh karena itu, isi CV harus mampu menunjukkan:
- Kemampuan (skills) yang relevan,
- Pengalaman yang mendukung posisi yang dilamar,
- Serta pencapaian yang dapat menggambarkan kontribusi dan kompetensi diri.
Recruiter biasanya hanya membutuhkan waktu singkat untuk membaca CV. Maka dari itu, CV perlu dibuat jelas, ringkas, dan mudah dipahami.mbaca CV. Maka dari itu, CV perlu dibuat jelas, ringkas, dan mudah dipahami.
Tips & Trik penulisan CV:
1. Sesuaikan CV dengan Posisi yang Dilamar
Sebelum mengirim CV, baca terlebih dahulu deskripsi dan kualifikasi pada lowongan pekerjaan. Sesuaikan isi CV dengan menampilkan pengalaman dan kemampuan yang relevan dengan posisi tersebut.
2. Buat CV Ringkas dan Mudah Dibaca
Idealnya, CV dibuat maksimal 1–2 halaman. Gunakan format yang rapi, heading yang jelas, dan poin-poin singkat agar rekruter lebih mudah membaca informasi penting.
3. Gunakan Kata Kerja Aktif
Gunakan kata kerja aktif untuk menjelaskan pengalaman dan pencapaian, seperti:
- Mengelola
- Mengembangkan
- Mengorganisir
- Mempresentasikan
- Menciptakan / Membuat
Penggunaan kata kerja aktif membuat pengalaman terlihat lebih profesional dan meyakinkan.
4. Tampilkan Pencapaian Secara Kuantitatif
Angka dapat membantu menunjukkan dampak dari pengalaman yang kamu miliki. Contohnya:
- “Berhasil meningkatkan engagement media sosial sebesar 40%”
- “Mengelola tim beranggotakan 15 orang”
- “Menyusun acara dengan total peserta lebih dari 300 orang”
Pencapaian yang terukur akan lebih menarik perhatian rekruter.
5. Highlight Pengalaman yang Relevan
Pilih pengalaman yang paling sesuai dengan posisi yang dilamar. Tidak semua pengalaman harus dicantumkan, cukup yang mampu mendukung kompetensi untuk pekerjaan tersebut.
6. Lakukan Final Checking
Sebelum CV dikirim, pastikan tidak ada typo atau kesalahan penulisan, maupun format yang berantakan. Kamu juga bisa meminta bantuan teman, mentor, atau keluarga untuk melakukan pengecekan ulang.
(Refernsi: CVs | Oxford University Careers Service)
Hal yang Perlu Diingat
CV bukan hanya daftar pengalaman, tetapi juga representasi diri dan perjalanan pengembangan kompetensi selama masa studi. Oleh karena itu, mulailah aktif mengembangkan diri sejak dini, agar memiliki lebih banyak pengalaman yang dapat menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja.
Bagi kamu yang ingin mendapatkan masukan terkait CV, kamu juga dapat mengikuti layanan Konseling Karier Individu dan Review CV melalui Career Development Center (CDC).
*Daftar layanan konsultasi dan review CV melalui link berikut: bit.ly/konselingindividutelu