Memuat...

Berita

Telkom University Gelar AI Literacy & Human-AI Collaboration Bootcamp, Bekali Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja Berbasis Kecerdasan Buatan

22 Jul 2026

Bandung – Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni (KKA) Telkom University menyelenggarakan AI Literacy & Human-AI Collaboration Bootcamp sebagai upaya meningkatkan literasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sekaligus mempersiapkan mahasiswa menghadapi transformasi dunia kerja di era digital. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (21/7/2026) ini diikuti oleh sekitar 500 mahasiswa aktif Telkom University.


Program bootcamp dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pemanfaatan AI secara produktif, etis, dan bertanggung jawab. Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya kolaborasi antara manusia dan teknologi sebagai bekal menghadapi kebutuhan industri yang terus berkembang.


Direktur Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni Telkom University, Dr. Maulana Rezi Ramadhana, S.Psi., M.Psi., Psikolog, menjelaskan bahwa perkembangan AI telah mengubah cara bekerja di berbagai sektor. Oleh karena itu, mahasiswa perlu dibekali kompetensi yang tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan bekerja berdampingan dengan AI secara efektif dan profesional.


Bootcamp menghadirkan tim dari Gani.AI yang beranggotakan: Faishal Rachman, Muhamad Dzalhaqi dan Rizki Teguh Kurniawan sebagai narasumber utama yang membawakan sejumlah materi strategis, mulai dari AI Literacy & Future of Work, Prompt Engineering for Professionals, The Uniquely Human Skills Lab, hingga AI Ethics & Professional Responsibility. Seluruh rangkaian disusun menggunakan pendekatan experiential learning melalui kombinasi pemaparan materi, praktik langsung, simulasi, diskusi, dan refleksi sehingga peserta memperoleh pengalaman belajar yang aplikatif.


Pada sesi Prompt Engineering for Professionals, peserta berlatih menyusun prompt yang efektif untuk berbagai kebutuhan akademik maupun profesional, seperti riset, penyusunan laporan, brainstorming, presentasi, hingga pemecahan masalah menggunakan berbagai perangkat AI khususnya Google AI Studio dan juga Gemini Notebook . Sementara itu, sesi The Uniquely Human Skills Lab mengajak peserta mengembangkan keterampilan yang tetap menjadi keunggulan manusia, antara lain empati, kreativitas, kemampuan bercerita, dan pengambilan keputusan berbasis nilai kemanusiaan.


Selain aspek teknis, bootcamp juga menaruh perhatian besar pada dimensi etika penggunaan AI. Melalui studi kasus mengenai bias algoritma, privasi data, deepfake, hingga plagiarisme, peserta diajak memahami tanggung jawab profesional dalam memanfaatkan teknologi AI sehingga mampu mengambil keputusan secara etis di lingkungan akademik maupun dunia kerja.


Sebagai luaran kegiatan, peserta diharapkan mampu menyusun Personal AI Workflow yang dapat diterapkan dalam aktivitas belajar maupun pekerjaan, memiliki kerangka pengambilan keputusan etis, memahami konsep kolaborasi manusia dan AI, serta mampu memanfaatkan teknologi AI secara produktif untuk meningkatkan kinerja.


Melalui penyelenggaraan AI Literacy & Human-AI Collaboration Bootcamp, Telkom University menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, tanpa mengesampingkan nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi kompetensi utama di era kecerdasan buatan. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan talenta muda Indonesia yang mampu berkolaborasi secara optimal dengan AI untuk menjawab tantangan dunia kerja masa depan.